Cerita Film Soekarno Kejahatan Belanda dan Jepang
Jawa Timur, 1912 Rumah Raden Soekemi Sosrodiharjo
dan istrinya Ida Ayu Nyoman Rai, ketika malam hari dengan
suasana hujan disertai petir, ayah dan ibu Kusno merawat Kusno yang sedang
sakit-sakitan, panasnya tidak turun selama 2 bulan, ayahnya selalu melakukan
tirakat dengan berbaring dibawah ranjang Kusno mengharap penyakit Kusno pindah
kebadan ayahnya. Pada hari yang telah ditentukan, ketika Kusno berumur 11
tahun, Soekemi melakukan acara penyucian anaknya dengan mengganti nama anaknya Koesno Sosrodihardjo menjadi Sukarno yang
terinspirasi dari kesatria adipati
Karno. Besar harapan dari ayahnya anak kurus itu menjelma
menjadi ksatria layaknya Adipati Karno.
Ketika Sukarno
berumur 18 tahun, ia pernah mencintai seorang anak Belanda yang bernama Mien,
dan Sukarno benar-benar nekad. Suatu hari, ia menetapkan hati melamar Mien
Hessels. Mengenakan busana terbaik, bersepatu pula, Sukarno duduk di kamar,
melemaskan lidah, menghafal kata, melatih bicara: Melamar Mien Hessels menjadi
istrinya!
Sore yang
cerah, Sukarno menuju rumah Mien Hessels. Begitu memasuki halaman rumahnya,
hatinya menggigil ketakutan. Belum pernah sekali pun Sukarno bertamu ke rumah
orang Belanda yang mewah. Namun ketika melihat Soekarno, ayah Mien mengusir
Soekarno dengan cara tidak hormat.
Pada Suatu hari diatas kereta kuda, haji Cokroaminoto
berwejang kepada Sukarno muda: 'Manusia itu sama misteriusnya dengan alam, tapi
jika kau bisa menggenggam hatinya, mereka akan mengikutimu' Kalimat itu
selalu dipegang Sukarno untuk mewujudkan mimpinya .... Indonesia Merdeka!
Pada umur 24 tahun, Harapan bapaknya terpenuhi, umur 24 tahun Sukarno
berhasil mengguncang podium, berteriak : Kita Harus Merdeka Sekarang!!!
Yogyakarta, 1929 Rumah Dr. Soejoedi, ketua PNI
cabang Jawa Tengah. Ketika Soejoedi dan istrinya tidur terlelap datanglah
polisi-polisi Belanda menggeledah rumah soejoedi untuk mencari Soekarno,
soejardi menyembunyikan kehadiran soekarno dirumahnya, lalu Belanda mengancam
dengan ancaman ia akan ditangkap,
soekarno pun menyerahkan diri ia menunjukan kehadirannya, ia ditangkap karna
perintah sri Ratu untuk menangkapnya
Akibatnya dia harus di
penjara di Penjara Banceuy Bandung pada tahun 1929. Dituduh menghasut dan
memberontak seperti Komunis. Tapi keberanian Sukarno tidak pernah padam. Dia
makin menggugat pada saat di Gedung Lanraad Bandung 1930. Namun, Soekarno
lagi-lagi di vonis 4 tahun penjara, karena keputusan itu dianggap kontroversial
oleh kalangan cendekiawan Belanda dan pribumi di parlemen. 2 tahun kemudian
Soekarno dibebaskan, dan kembali berpolitik.
Pada tahun 1934 Pledoinya yang sangat terkenal menggungat
mengakibatkan Soekarno di tangkap dan di buang ke Ende, 4 tahun di Ende bersama
istri yang bernama Inggit dan ke tiga anak angkatnya , Soekarno dipindahkan ke
Bengkulu karena malaria.
Di kota itu Sukarno istirahat sejenak dari politik.
Hatinya tertambat pada gadis muda bernama Fatmawati. Padahal saat itu Sukarno
masih menjadi suami Inggit Garnasih; Perempuan lebih tua dari Sukarno, yang
selalu menjadi perisai baginya tatkala di penjara dan dibuang. Inggit harus
rela melihat sang suami tercinta jatuh cinta dengan gadis lain. Ditengah
kemelut rumah tangganya, Jepang datang memulai peperangan Asia Timur Raya.
Berahi politiknya kembali menguat. Belanda takluk oleh Jepang. Sesuatu yg dulu
dianggap Raksasa bagi Sukarno, kini lenyap. Kemerdekaan Indonesia seolah
diambang mata.
Pada Tahun 1940, Jepang menandatangi kesepakatan ‘Tiga
Negara Poros’ bersama Jeman dan Italia. Secara resmi Jepang masuk ke kubu
‘Fasis’ berseberangan dengan Amerika, Inggris, Australia dan Belanda.
Jepang masuk ke Indonesia dengan membawa kekacauan,
ketika Soekarno pergi kerumah fatmawati bukan fatma yang ditemukannya namun ia
dikejutkan dengan kehadiran ayah dari fatmawati, ia berkata “ baru saja saya
ingin ketemputmu, mau menyampaikan pesan dari kawan-kawan Muhammadiyah, bahwa
Soekano harus pergi dari Bengkulu, karena Jepang sudah masuk ke Balikpapan, dan
Sumatra bagian Barat” lalu datanglah seorang dari salah satu anak angkat
Soekarno menyampaikan bahwa Inggit istrinya dan kartika anak angkatnya dibawa
oleh Belanda. Soekarno pun menghampiri Belanda lalu salah satu orang Belanda
menyampaikan ingin membawa Soekarno dan keluarga nya ke Australia karena Jepang
membutuhkan orang seperti Soekarno.
Namun sebelum keberangkatan nya, Seorang utusan
Jepang bagian dari devisi Propagana
Nippon mendatangi Soekarno meminta
kerja sama mendukung Dai Nippon untuk mengahadapi perang Asia Timur Raya. Pada
mulanya Soekarno tidak menyetujui,
Alhasil, Soekarno menyetujui kerja sama tersebut karena beberapa alasan.
Pada malam hari tetara Nippon (kampetai) membuat
kekacauan dengan munculik para gadis pribumi, dan salah satu dari orang tua
tersebut mengadu kepada Soekarno. Lalu kesekokan harinya, Soekarno
bermusyarawarah dengan membuat kebijakan dihadapan kelompok Muhammdiyah untuk
mendatangkan pelacur kepada tentara Nippon, namun kelompok Muhamdiyah menetang
adanya kebijakan tersebut meraka beranggapan bahwa haram hukumnya karena
membiarkan zina itu ada. Lalu Soekarno menjawab “tetapi tentara Nippon akan
tetap mengambil anak gadis kalian” serentak semua berkata “kita akan angkat
senjata untuk melawaan mereka” lalu salah satu mengajukan pendapat “senjata
apapun tidak dapat mengalahkan mereka, Nippon akan membatai dengan mudah,
perempuan, anak-anak kita, orang tua, akan habis di bantai”
Keesokan malam harinya, kebijakan tersebut terlaksana,
lalu salah seorang utusan dari Jepang menghampiri Soekarno dengan memuji idenya
yang berlian, dan ia menyampaikan perintah dari Jeneral Imamura di Jawa untuk
membawa Soekarno ke Jakarta.
Soekarno beserta keluarganya di bawa ke Jakarta pada
tanggal 9 Juni 1942 dengan kapal bargas. Kedatangan Soekarno disambut oleh
Anwar Cokrominoto, Soendari, Asmara Hadi, Ratna Djoeami.dan Mohammad Hatta.
Sejak Jepang masuk Batavia (Jakarta) pada tanggal 5
Maret 1942 meraka melancarkan propaganda 3A (Nippon cahaya Asia, pelindung
Asia, pemimpin Asia). Kehadiran Jepang melahirkan dua arus pergerakan pemuda
yang sama kuat dari berbagai lapisan. Satu pihak mendukung, tapi dipihak lain
menentang.
Menteng, Jakarta, dirumah Moh. Hatta, Soekarno dan
sjahrir berdebat dalam kerja sama Nippon, dan perebatan itu menjadikan sjahrir
tidak mempunyai pilihan untuk bersatu bertujuan untuk menghindari rakyat
Indonesia dari kekejaman Nippon dan untuk mencapai kedaulatan rakyat.
Dirumah Fatmawati, Soekarno mengirim surat, surat itu
disampaikan neneknya kepada Fatmawati, ia lalu membuka isi amplop itu dan
kalung terjatuh dari dalam amplop tersebut. Pertanda bahwa Soekarno serius
ingin melamar Fatmawati.
Istana Gubernur Jenderal, rumah dinas Letnan Imamura
Hithosi. Saat itu hanya kesepakatan untuk melindungi pandangan masing-masing,
Nippon melindungi upaya memenangkan peperangan Asia Timur Raya. Dan Soekarno
melindungi upaya meraih kemerdekaan Indonesia.
Dari Pegangsaan Timur, Jakarta Soekarno menuju Stasiun
Gubeng Surabaya untuk menunjukan kerjasamanya bersama Dai Nippon kepada
masyarakat Surabaya dengan tujuan menuju kemerdekaan Indonesia. Namun, 3 pemuda
melihat aksi Soekarno dan Moh. Hatta tidak menyetujui kerja sama tersebut. Dan
3 pemuda tersebut meyakinkan para pemuda untuk tidak terjebat propaganda Nippon
dan beranggapan negeri Indonesia tidak boleh jatuh kepada tangan fasis.
Ketika dikampungnya, Soekarno mengungkapkan isi hatinya pada Inggit istrinya saat itu, bahwa ia ingin
melamar Fatmawati, namun Inggit meminta cerai dan tetap tidak ingin di madu.
Dilain sisi, Fatmawati juga mencintai Soekarno kebahagiaanya yang ia dapat pada
Soekarno menjadikan Fatmawati ingin dilamar oleh Soekarno daripada orang yang
telah melamarnya terlebih dahulu dengan syarat Soekarno telah cerai dari
Inggit. Akhirnya Soekarno menceraikan Inggit karena Inggit tidak dapat
memberikan keturunan kepada Soekarno, Fatmawati pun menikah dengan Soekarno ia mendapatkan
keturunan seorang putra yang diberi nama Guntur Soekarnoputra.
Beberapa bulan setelah itu, datang lah Gatot teman Soekarno ketika di penjara Banceut dan
Sukamiskin bersama Wikana teman seperjuangan Gatot, pada saat bebincang-bincang
Gatot memberikan usul untuk menyuarakan kepada para pemuda seperti Wikana dan
mengambil hati rakyat untuk bergabung dalam PETA dan organisasi serdadu pekerja
karena peran serta tersebut akan membatu ai Nippon dan dalam upaya meraih
kemerdekaan Indonesia. Namun ternyata tidak sesuai harapan, tentara Jepang
mengambil dan menangkap orang-orang Indonesia dengan cara paksa dan kekerasan,
Sjahrir melihat kondisi itu sangat marah pada Hatta, ia beranggapan bahwa
tindakan Soekarno dan Hatta merekrut pemuda-pemuda untuk PETA dan Romusha sama
saja menjual pemuda Indonesia untuk Fasisme. Dan tindakan mereka akan dihujat.
Tetapi Hatta yakin Soekarno juga sama marahnya dengan Sjahrir.
Setiap malam Soekarno selalu mendapatkan kertas-kertas
dibawah pintu rumahnya atau lemparan batu ke kaca rumahnya dengan dilapisi
kertas berisi hujatan yang dikirim oleh masyarakat atau pemuda setempat yang
tidak setuju dengan apa yang dilakukan oleh Soekarno, Soekarno dihujat dalam
tulisan-tulisan tersebut. Namun, apa yang telah ia lakukan adalah unk meraih
kemerdekaan Indonesia. Dilain sisi dalam kehidupan keluarga Soekarno, Riwu anak
angkat nya dari Inggit pergi dari rumah dengan memberikan surat kepada
Soekarno, Riwu tidak dapat menerima untuk tinggal bersama Soekarno lagi, Riwu
selalu mengenang foto Inggit ibunya, dan Fatma merasa dibanding-bandingkan
dengan Inggit, lalu Fatma membakar foto yang selalu dikenang oleh Riwu,
kejadian tersebut membuat Riwu tidak tahan lagi hidup bersama Soekarno dan
Fatmawati.
Ketika dilapangan serdadu pekerja paksa (Romusha),
Soekarno teribat didalamnya, ia melihat serdadu pekerja dari warga negara
Indonesia sendiri yang diperlakukan dengan kerja paksa dan melakukan kekerasan
termasuk orangtua yang rentan. Disisi lain tentara Jepang memaksa orang-orang
dari kalangan Muhammadiyah untuk keluar dari Masjid Moestofa untuk melakukan
penghormatan pada bendera Jepang. Tetapi, dari salah satu dari Muhammadiyah
yaitu Kyai dari Muhammadiyah menetang untuk menghormat kepada bendera Jepang.
Akibatnya ia ditebas dari belakang oleh tentara Jepang. Kejadian itu
mengakibatkan bentrokan tentara Jepang dengan orang-orang Muhammadiyah yang
memakan banyak korban jiwa.
Ketika Soekarno dan Hatta sedang terdiam membisu
kebingungan dengan kondisi Indonesia, datanglah salah satu utusan atasan Jepang
memberitahu bahwa Jenderal Harada tidak dapat datang dan memberikan surat dari
Kyoto ucapan terimakasih kepada Soekarno
bahwa telah membatu Tenno Haika. Dan diizinkan untuk mengibarkan bendera merah
putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Namun dengan satu syarat hanya
dipulau Jawa saja.
8 September 1944 Bendera merah putih dikibarkan untuk
pertama kalinya sejak pendudukan Jepang. Laksana Maeda (pejabat penghubung
angkatan darat dan laut Dai Nippon) yang
melihat para pribumi sedang hikmat dalam proses pengibaran bendera ia berkata
pada bawahannya “semoga ini awal yang baik untuk mereka” mengapa anda begitu
perhatian pada mereka ? tanyanya pada Laksana Maeda. “karena negeri ini sudah
memberikan banyak hal untuk kita, sudah sepantasnya kita memberikan yang
terbaik untuk mereka, apalagi keadaan kita sudah mulai terdesak” jawabnya.
“tolong pastikan Soekarno dan Hatta ada dirumah saya sore ini”.
Tibanya Soekarno dan Hatta di rumah Laksana Maeda,
Laksana Maeda menyampaikan kepada Soekarno dan Hatta untuk memikirkan bentuk
Negara sebelum Tenno Haika resmi memberikan kemerdekaan pada Indonesia. Dan ia
menyarankan bentuk negara Indonesia adalah Kerajaan, karena dengan bentuk
kerajaan akan lebih mudah bekerjasama dengan Dai Nippon. Soekarno menjadi raja dan
Hatta menjadi perdana mentri, namun Soekarno meminta untuk membicarakannya
kepada Hatta, setelah Laksana Maeda meninggalkan mereka berdua untuk memikirkan
bentuk negara, Soekarno langsung menepis bahwa ia tidak setuju dengan bentuk
kerajaan karena akan mengingkari spirit nasionalisme yang sudah ia bangun
semenjak PNI dan Partindo, dan menurut Hatta Indonesia cocok menjadi federasi,
karena tiap pulau-pulau mempunyai otonomi untuk mengelola pemerintahannya
sendiri, namun tetap Soekarno tidak setuju karena tidak ada persatuan dan
kesatuan dalam satu nation. Tetapi hatta juga tidak setuju karena banyaknya
perbedaan disetiap pulau-pulau yang terdapat di Indonesia. Lalu perselisihan
itu direncakan oleh Soekarno dibadan yang bisa membahasan itu semua.
Ketika pulang ke rumahnya, Soekarno dihadang oleh
pemuda-pemuda Indonesia, menyampaikan bahwa Nippon telah kalah di Filipina, dan
menyuruh Soekarno untuk menghentikan kerjasama dengan Nippon, dan menyampaikan
bahwa Supriadi telah terlebih dahulu bersama pasukan PETA di Blitar, dan
memutuskan mencabut dukungan kepada Soekarno, Soekarno hanya tetap dalam
pendiriannya, ia mengingikankan kemerdekaan yang selamat, selamat tanpa ada
pertumpahan darah. Dan menantang siapa yang terlebih dahulu memproklamirkan
kemerdekan Indonesia. Hanya Fatmawati lah yang meyakinkan nya bahwa Soekarno
tidak seperti yang mereka tuduhkan. Pengkhianat, pembunuh, pengecut, pembohan
dan lain sebagainya. Dan Soekarno
berjanji tidak akan menvecewakan rakyatnya dan Fatmawati istrinya.
Di Gedung Volksraad 1 Juni 1945 sidang BPUPKI merumuskan
Dasar Negara. Dalam sidang tersebut banyak perdebatan yang muncul, ada yang
berpendapat bahwa Dasar negara Indonesia adalah
syariat Islam karena mayioritas penduduk Indonesia adalah beragama
Islam, ada yang menyetujui ada pula yang menentang, melihat situasi seperti
itu, Soekarno langsung naik kepodium dan menyuruh mereka untuk diam
mendengarkan Soekarno berbicara karena sudah 3 hari banyak yang berpidato
tetapi belmu ada yang bisa menjawab pertanyaan ketua Dr. Radjiman
Wediodiningrat apa dasar negara Indnesia, ketika itu Ada 5 asas yang
disampaikan dan dijelaskan oleh Soekarno dalam pidatonya. Satu, rasa
nasionalisme yang bisa menyatukan kita sebagai bangsa. Kemanusiaan adalah butir
kedua. Butir ketiga adalah Mufakat yang didasari permusyawaratan dan
perwakilan, dan butir keempat adalah kemerdekaan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia. Dan butir kelima adalah pengerucutan dari butir-butir sebelumnya
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dasar-dasar negara yang telah ia usulkan,
lima pilar dan atas petunjuk ahli bahasa,
namanya adalah PANCASILA. Mendengar pidato Soekarno tersebut, serrentak
semua yang mendengarkan menyetujui dasar negera tersebut. maka pada tanggal 1
Juni selalu diperingati hari lahirnya Pancasila.
Ketika di Saigon, Vietnam kantor masekal Terauci panglima
tertinggi Jepang di Asia Tenggara, Soekarno Hatta, dan mendapatkan kegembiraan yaitu kebebasan dari
Jepang untuk seluruh pulau yang ada di Indonesia yaitu pada tangal 12 Agustus 1945, dan hari itu juga bertepatan
hari ulang tahun Hatta sebagai sahabat Soekarno sendiri, dan hadiah terhebatnya
seumur hidup adalah Kemerdekaan
Indonesia.
Pada malam hari Sjahrir memberikan kabar kepada Soekarno
dan Hatta bahwa Hiroshima dan Nagasaki telah dibom dan Nippon telah kalah, ia
memberikan usul harus menolak kemerdekaan dari Nippon dan harus memproklamirkan
kemerdekaan sendiri dan harus memberikan kesan kepada dunia internasional kalau
negara Indonesia bukan bentukan Jepang.
Dan Sjahrir mendesak untuk segera proklamirkan kemerdekaan Indonesia
secepatnya. Tetapi Soekarno tidak ingin
terburu-buru, Soekarno ingin membicara kan dulu kepada Laksana Maeda unutk
memastikan semuanya, walaupun Nippon telah kalah mereka masih bisa mengangkat
senjata untuk Indonesia menurut Soekarno. Hatta pun menengahkan antara Soekarno
dan Sjahrir menurutnya bagaimanapun juga Nippon kalah atau tidak kita harus
menjaga situasi Indonesia untuk tidak terjadi pertumpahan darah. Namun tetap
saja Sjahrir bersikeras tidak ingin menunda-nunda.
Malam hari pun kaum pemuda pergi ketempat Soekarno untuk
mendesak segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Kaum pemuda membuat
barisan pelopor dan kaum Heiho pun sudah siap untuk menyerang Jepang jika
mereka menghalangi proses proklamasi kata salah satu dari kaum muda. Namun
Soekarno tetap menunggu Sidang PPKI karena itu merupakan jalan yang aman. Pada
waktu itu datang lah Hatta sebagai pendukung Soekarno untuk tidak mau gegabah.
Pada tanggal 16 Agustus 1945 kaum tua
menculik Soekarno dan keluarganya beserta Hatta ke Rengasdengklok rumah
petani Tionghoa, Djiaw Kie Siong. Pada waktu itu juga datanglah seorang utusan
kaum muda dari Sjahrir yaitu Soebardjo
untuk membawa Soekarno dan Hatta ke Jakarta dan menyampaikan bahwa
Kaisar Hirohito telah menyerahkan kekuasaannya kepada tentara sekutu serta
meyakini Nippon telah habis. Seketika itu Soekarno dan Hatta langsung pergi ke
Jakarta.
Mendengar hal itu Jepang tidak ingin Indonesia merdeka, ia
akan mengahalang-halangi Kemerdekaan Indonesia, mereka mengingkari janji untuk
kemerdekaan Indonesia. Namun di sisi lain, Laksana Maeda sangat baik, ia
memberi kesempatan dan menjamin keselamatan untuk Soekarno Hatta beserta kaum
tua dan kaum muda lainnya berkumpul menyiapkan proklamasi yang ingin
diproklamirkan untuk kemerdekaan Indonesia. Pada saat itu hanya Soekarno Hatta
dan Soerbardjo yang menyusun proklamasi, sedangkan Sjahrir mengetik Proklamasi
itu ketika selesai disusun. Disamping itu Fatmawati istri Soekarno menjahit
Bendera Merah Putih untuk dikibarkan ketika kemerdekaan Indonesia.
Pada tanggal 17 Agustus 1945 berita tentang kemerdekaan
Indonesia akan diproklamirkan jam 10 pagi disebarkan. Kaum muda maupun kaum tua
sangat antusias dalam penyelenggaraan kemerdekaan Indonesia begitu juga rakyat
Indonesia telah berkumpul untuk mendengarkan dan menyaksikan Proklamasi
Indonesia. Bertepatan pada jam 10 pagi Soekarno membacakan proklamasii dengan
disaksikan rakyat Indonesia. Dengan demikianlah, Indonesia telah merdeka dari
jajahan negara-negara lain.
by: Merry Ayu Gestuti
*cape nulisnya :D ini tugas dari bapak Abdi selaku guru Sejarah :D
*cape nulisnya :D ini tugas dari bapak Abdi selaku guru Sejarah :D
Mantap
BalasHapusTerimakasih
Hapus