Kamis, 24 Maret 2016

Karya Ilmiah "Narkoba" kelas 9 MTsN Sampit.

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
          Pada saat ini, siapa yang tidak kenal dengan Narkoba ? Nama tersebut kemungkinan tidak Familiar dan tidak asing lagi dikalangan masyarakat. Baik pria ataupun wanita, saat ini mereka telah menyalahgunakan barang haram itu. Ironisnya yang menyalahgunakan barang haram itu 70%  adalah para remaja.                                                    
          Narkotika, Psikotropika, dan zat adiktif lain yang populer dengan istilah Narkoba telah menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat. Penyalahgunaan narkoba telah merusak sampai ke sekolah-sekolah dan menjadi lahan empuk bagi pengedar, tanpa memikirkan akibat buruk yang ditimbulkannya bagi bangsa dan negara. 
          Walaupun sudah banyak penyuluhan maupun pembelajaran yang diberikan  oleh para ahli serta hukuman bagi pengedar maupun pengguna narkoba, tetapi tetap saja pengedar dan pengguna narkoba tersebut mengkonsumsi barang haram tersebut, penyalahagunaan narkoba pun sudah meluas, tidak lagi dari dewasa saja yang mengkonsumsi zat ini tetapi para remaja bahkan anak-anak mengkonsumsi barang haram tersebut. 
          Padahal para remaja adalah penerus generasi  bangsa yang seharusnya membangun negeri ini tanpa narkoba. Jika ditelusuri, bangsa ini tidak akan maju jika generasi penerusnya masih banyak yang terjerat dalam narkoba, sebagian dari remaja memakai narkoba dikarenakan masalah pada orang tua yang otoriter,broken house, sebagai trend masa kini, maupun masalah yang dihadapinya terlalu berat, dengan demikian banyak para remaja yang menggantungkan hidupnya  pada narkoba, yang menyebabkan bertambah pula masalah pada diri seorang remaja tersebut, karena ia sebagai pecandu narkoba tersebut harus membeli barang haram itu dengan mahal. Dan jika tidak terpenuhi keinginannya untuk membeli obat itu dengan terus-menerus, kemungkinan ia akan menjadi pencuri dalam memenuhiyalahgunaan akan berakibat fatal bagi pemakai narkoba, salah satunya berupa dampak fisik seperti ganguan pada kesehatan, dampak lain yaitu sulit berkonsentarsi, suka mengkhayal,sering gelisah maupun dikucilkan oeh masyarakat sekitar akibat perbuatan kurang baik tersebut bahkan dimusuhi keluarga sendiri.
          ”.
1.2 Tujuan Penulisan
      Adapun dari tujuan penulisan karya ilmiah ini, selain sebagai syarat tugas yang harus diselesaikan, tetapi juga sebagai pengetahuan yang bermanfaat bagi diri saya sendiri maupun seluruh lapisan masyarakat agar mengetahui pentingnya menghindari  narkoba, karena selain menyebabkan dampak bagi diri seorang pecandu, juga sebagai penghambat kemajuan Indonesia.
1.3     Permasalahan
Permasalahan yang dibahas dalam karya ilmiah ini adalah :                 
1.    Apa Pengertian Narkoba ?
  1. Seberapa banyakkah pemakai narkoba di Indonesia, khususnya remaja?
  2. apa saja jenis-jenis Penyalahgunaan Narkoba ?
  3. Apa Ciri-Ciri Pengguna Narkoba ?         
5.    Apa Dampak Negatif memakai narkoba ?
6.    Bagaimana Cara mencegah dari Narkoba, khususnya bagi para remaja?
7.    Apa Peran Orang tua pada anak-anaknya pada masa kini ?
8.    Apa Peran dan Upaya Sekolah dalam menanggulangi narkoba
8.    Apa Peran pemerintah dalam memberantas narkoba ?

1.4     Metode Penulisan
Adapun  metode penulisan yang digunakan dalam munyusun karya ilmiah ini adalah dengan metode pustaka yaitu penulis mengambil sumber dari buku-buku, dan dalam hal ini penulis juga mengambil sumber-sumber  langsung seperti wawancara dan yang berasal  dari internet maupun televisi.

1.5     Sistematik Penulisan
Kata Pengantar
Daftar isi
BAB 1. PENDAHULUAN
       1.1  Latar Belakang
       1.2  Tujuan Penulisan
       1.3  Permasalahan
       1.4    Metode Penulisan
       1.5    Sistematik Penulisan
BAB 2     PEMBAHASAN
       2.1    Pengertian Narkoba
       2.2    Siapa saja yang menyalahgunakan narkoba
       2.3    Jenis-jenis Obat yang Disalahgunakan                                                             
       2.4    Faktor Penyebab remaja memakai narkoba
       2.5    Ciri-Ciri Pengguna Narkoba
       2.6    Dampak dari
memakai narkoba
      2.7   Cara mencegah dari Narkoba
      2.8   Peranan Orang tua Dalam Menanggapi Masalah Narkoba
      2.9   Peran dan Upaya Sekolah dalam menanggulangi narkoba
      2.10 Peran pemerintah dalam memberantas narkoba
BAB 3    PENUTUP
3.1....... Kesimpulan                                                                                                                 ............                                                                                                                                   
3.2....... Saran
Daftar Pustaka





BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Narkoba
Narkotika berasal dari bahasa Yunani Narkoun yang berarti membuat lumpuh atau mati rasa. Menurut Undang-undang R.I No.22/1997 ditetapkan sebagai zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik buatan maupun semi buatan yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, mengurangi sampai menghilangkan nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan atau kecanduan. Undang-undang ini memberi batasan penyalahgunaan narkotika adalah orang yang menggunakan narkotika tanpa sepengetahuan dan pengawasan dokter.
WHO sendiri memberikan definisi tentang narkotika sebagai berikut: "Narkotika merupakan suatu zat yang apabila dimasukkan ke dalam tubuh akan memengaruhi fungsi fisik dan/atau psikologi (kecuali makanan, air, atau oksigen)."
Selain Narkoba, istilah lain yaitu NAPZA yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Yang merupakan  singkatan dari Narkotika,Psikotropika,dan zat Adiktif lainnya
Semua istilah ini, baik “Narkoba” atapun “Napza”,  mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut  pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini resepsi ini disalahartikan akibat pemakai diluar peruntukan dan dosis yang semestinya.
                                                                                     
2.2 Siapa Saja Yang Menyalahgunakan Narkoba
          Penelitian tentang penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang dilaksanakan oleh BNN bekerja sama dengan Puslitkes UI pada tahun 2008, dilakukan pada dua kelompok populasi, yaitu kelompok pelajar/ mahasiswa dan kelompok bukan pelajar/ mahasiswa. Perhitungan angka prevalensi penyalahguna dibagi menurut jenis penyalahguna, yaitu coba pakai, teratur pakai dan pecandu (suntik dan bukan suntik).                                         
          Pada saat ini di Indonesia sudah banyak yang memakai Narkoba, tercatat sekitar 5.000.000 pengguna Narkoba di Indonesia. Pada masa ini, pengguna narkoba sudah beragam. Pria maupun wanita, tua maupun muda, banyak sekali yang menggunakan narkoba. Namun yang paling mengkhawatirkan adalah remaja Indonesia yang menyalahgunakan narkoba. Sesuai dengan data yang kami dapat, bahwa 70% pengguna narkoba di Indonesia adalah remaja. Selain itu juga banyak artis-artis yang menggunakan narkoba.
Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya. Padahal seharusnya remaja merupakan generasi penerus bangsa Indonesia. Bagaimana nasib bangsa kita ini apabila remaja yang sekarang merupakan pengguna narkoba, memegang kendali Indonesia di masa depan dengan narkoba yang masih mengalir di darahnya?
Pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba.


                                                                                                                                
2.3 Jenis – Jenis Obat Yang Sering Disalahgunakan        
Jenis-jenis narkoba yang sering disalahgunakan diantaranya sebagai berikut :
1.    Ganja
Ganja terbuat dari daun,bunga,biji,dan ranting muda tanaman mariyuana (Cannabis Sativa). Zat aktif dalam ganja adalah tetra hydro cannaciol (THC). Ganja dislahgunakan dalam bentuk daun kering. Biasanya dicampur dengan tembakau untuk rokok lalu diisap. Penyalahgunaan ganja menyebabkan mata kemerahan, suka bicaara sendiri, lemah,pengendaliaan diri menurun, dan susuh tidur. Ganja juga mengakibatkan halusinasi.
2.    Candu atau Opium
Opium berasal dari getah buah mentah Papaver Somniferum. Opium mengandung beberapa senyawa yang mengakibatkan ketergantungan dan merusak kesehatan tubuh. Zat narkotika yang terdapat dalam opium diantaranya sebagai berikut.
a.    Morfin
Morfin berupa serbuk berwarna putih atau berbentuk tablet. Morfin dapat menghilangkan rasa sakit atau menghilangkan rasa nyeri pada penderita kanker.
b.    Heroin
Heroin merupakan senyawa  hasil sintetis morfin. Heroin juga dikenal dengan istilah putau. Heroin berbentuk serbuk atau puyer, terlihat seperti tepung terigu. Biasanya dibungkus dengan kertas sebesar ujung ibu jari. Heroin mempunyai efekmenghilangkan rasa sakit lebih lemah dibanding morfin.
c.    Kodein
Kodein dihasilkan dari proses pengolahan morfin. Kodein berbentuk serbuk berwarna putih atau tablet. Zat ini sering digunakan dalam pengobatan sebagai antitusif dan analgesik.

Senyawa-senyawa dalam opium apabila disalahgunakan akan menimbulkan gejala berikut.
a.    Gembira berlebihan.
b.    Mengantuk dan tidak sadarkan diri.
c.    Tidak merasakan sakit dan berhalusinasi.
d.    Mata sayu dan daya pengihatan turun.
e.    Ganguan sistem saraf dan pembuluh darah.
f.     Denyut jantung meningkat.

3.    Ekstasi
Ekstasi merupakan turunan amfetamin. Berbentuk serbuk berwarna putih atau kekuningan. Biasanya dibuat tablet dengan bentuk bermacam-macam. Penyalahgunaan ekstasi mengakibatkan rasa gembira,banyak bicara,tidak mudah lelah, jantung berdebar-debar, tekanan darah menurun, dan halusinasi.
4.    Shabu-Shabu
Shabu-shabu berbentuk serbuk mengilap dengan kristal-kristal kasar mirio garam dapur. Shabu-shabu dihasilkan dari pengolahan amfetamin dicampur dengan berbagai obat psikotropika. Penyalahgunaan shabu-shabu mengakibatkan gejala yang sama dengan ekstasi.
5.    Kokain
Kokain berasal dari tanaman coca atau Erythroxylum coca. Kokain menpunyai sifat anestetik (pembius) dan efek merangsang jaringan otak sentral. Pemakaian zat ini menimbukan gejala suka bicara, gembira, detak jantung meningkat, demam, mual, dan halusinasi.
6.    Obat  Psikotropika
Obat psikotropika merupakan zat atau obat yang mengakibatkan perubahan aktivitas mental atau tingkah laku. Beberapa jenis psikotropika sebagai berikut.
a.    Antidepresan
Obat ini digunakan untuk mengobati rasa tertekan(depresi). Pemakaian obat ini mengakibatkan bicara kacau, pengendalian diri hilang, dan gejala seperti orang mabuk. Contoh obat antidepresan yaitu herzox, nopness, dan prozac.
b.    Stimulan
Obat ini mengakibatka rasa lelah, sedih, mengantuk, lapar, dan tidak biasa diam. Apabila dikomsumsi terus-menerus, obat ini dapat mengakibatka hipertensi dan menurunkan berat badan. Contoh obat ini yaitu amfetamin.
c.    Sedativa dan Hipnotika
Obat ini digunakan sebagai obat penenang atau obat tidur. Pemakaian obat ini mengakibatkan gelisah lalu mengantuk, malas, daya pikir menurun, dan tindakan lambat. Contoh obat ini yaitu halcion, LSD, dan mogadon.


2.4 Faktor Penyebab Remaja Memakai Narkoba
Banyak faktor yang menyebabkan seseorang menjadi pecandu atau penyalahgunaan narkoba antara lain :
1.    Akibat rasa ingin tahu atau malah sebagai akibat ketidaktahuan dimana remaja atau orang tersebut menjadi mudah dijebak atau terjebak kedalam penyalahguaan narkoba.
2.    Seseorang yang suka mengambil resiko
3.    Untuk menghilangkan kejenuhan atau kebosanan
4.    Melarikan diri dari kejenuhan atau kekecewaan
5.    Ingin merasa senang-senang
6.    Untuk mendapatkan rasa tenang dikeramaian
7.    Menjadi anak gaul, ikut teman atau agaar mendapat teman atau diakui
kelompoknya.
8.    Dan dipengaruhi atau digoda oleh teman-teman yang ingin menjerumuskan.
9.    Awal dari perkenalannya dari rokok

Adapun Hasil Wawancara saya pada teman saya yang pernah memasuki  dunia  Narkoba yaitu sebagai berikut :
Ia mengaku bahwa teman dekatnya lah yang memperdaya dirinya untuk meminum barang haram tersebut, pada awalnya ia tidak mengetahui bahwa obat tersebut adalah obat haram, karena pada saat itu, ia sedang mengalami pusing dan menceritakan keadaan dirinya pada teman-temannya, dari situlah ia diberi oleh teman-temannya barang haram tersebut, dan meminumnya tanpa berpikir apa-apa lagi untuk menyembuhkan sakit kepalanya. Setelah kejadian tersebut ia mengetahui bahwa obat yang diminumnya adalah obat haram, walaupun belum ada kecanduan, tetapi ia sudah mengalami banyak kerugian pada dirinya salah satunya ia sering mengantuk dengan mata merah ketika belajar dikelas ia tidak bisa konsentrasi terhadap pelajaran yang diberikan guru. Akibatnya ia gagal dalam pelajaran pada saat itu. Ketika itulah ia bernniat untuk mengakhiri dunia narkoba itu dan bertobat pada Tuhan yang Maha Esa. .
2.5 Ciri-ciri pemakai narkoba
a. Fisik
- Berat badan turun drastis
- Mata terlihat cekung dan merah, muka pucat, dan bibir kehitam-hitaman
- Tangan penuh dengan bintik-bintik merah, seperti bekas gigitan nyamuk dan
ada tanda bekas luka sayatan. Goresan dan perubahan warna ku
lit di tempat bekas suntikan
- Buang air b
esar dan kecil kurang lancar
- Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas
b. Emosi
- Sangat sensitif dan cepat bosan
- Bila ditegur atau dimarahi, dia malah menunjukkan sikap membangkang
- Emosinya naik turun dan tidak ragu untuk memukul orang atau berbicara kasar
terhadap anggota keluarga
atau orang di sekitarnya
- Nafsu makan tidak menentu

c. Perilaku
- Malas dan sering melupakan tanggung jawab dan tugas-tugas rutinnya
- Menunjukkan sikap tidak p
eduli dan jauh dari keluarga
- Sering bertemu dengan orang yang tidak dikenal keluarga, pergi tanpa pamit
d
an pulang lewat tengah malam
- Suka mencuri uang di rumah, sekolah ataupun tempat pekerjaan dan menggadaikan barang-barang berharga di rumah. Begitupun dengan barang-barang berharga miliknya, banyak yang hilang
- Selalu kehabisan uang
- Waktunya di rumah kerapkali dihabiskan di kamar tidur, kloset, gudang, ruang yang gelap, kamar mandi, atau tempat-tempat sepi lainnya
- Takut akan air. Jika terkena akan terasa sakit, karena itu mereka jadi malas mandi
- Sering batuk-batuk dan pilek berkepanjangan, biasanya terjadi pada saat gejala
putus zat
- Sikapnya cenderung jadi manipulatif dan tiba-tiba tampak manis bila ada maunya, seperti saat membutuhkan uang untuk beli obat
- Sering berbohong dan ingkar janji dengan berbagai macam alasan
- Mengalami jantung berdebar-debar
- Sering menguap
- Mengeluarkan air mata berlebihan
- Mengeluarkan keringat berlebihan
- Sering mengalami mimpi buruk
- Mengalami nyeri kepala
- Mengalami nyeri/ngilu sendi-sendi
2.6 Dampak  Penyalahgunaan Narkoba
A. Dampak Tidak Langsung Narkoba Yang disalahgunakan
1.  Akan banyak uang yang dibutuhkan untuk penyembuhan dan perawatan   
kesehatan pecandu jika tubuhnya rusak digerogoti zat racun.
2. Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan orang-orang baik. Selain itu           biasanya tukang candu narkoba akan bersikap anti sosial.
3. Keluarga akan malu besar karena punya anggota keluarga yang memakai zat terlarang.
4. Kesempatan belajar  hilang dan mungkin dapat dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi alias DO/Drop out.
5. Tidak dipercaya lagi oleh orang lain karena umumnya pecandu narkoba akan gemar berbohong dan melakukan tindak kriminal.
6. Dosa akan terus bertambah karena lupa akan kewajiban Tuhan serta menjalani kehidupan yang dilarang oleh ajaran agamanya.
7. bisa dijebloskan ke dalam tembok derita/penjara yang sangat menyiksa lahir  batin.
B. Dampak Langsung Narkoba Bagi Jasmani / Tubuh Manusia
1. Ganguan pada jantung
2. Ganguan pada hemoprosik
3. Ganguan pada traktur urinarius
4. Ganguan pada otak
5. Ganguan pada tulang
6. Ganguan pada pembuluh darah
7. Ganguan pada endorin
8. Ganguan pada kulit
9. Ganguan pada sistem saraf dan sistem percernaan
10. Ganguan pada paru-paru
11. Dapat terinfeksi penyakitmenular berbahaya seperti HIV/AIDS, Hepatitis,  
Herpes, TBC, dll
12. Dan banyak dampak lainnya yang merugikan badan manusia.

C. Dampak Langsung Narkoba bagi Kejiwaan/Mental Manusia
1. Menyebabkan depresi mental
2. Menyebabkan ganguan jiwa berat/psikotik.
3. Menyebabkan bunuh diri
4. Menyebabkan melakukan tindak kejahatan, kekerasan dan pengrusakan.

2.7 Cara Mencegah Dari Narkoba
Adapun cara-cara atau tips yang penulis berikan yaitu :
1.  Benbentengi diri dengan Mendekatkan diri pada Tuhan yang maha kuasa    untuk menghindar dari narkoba yang termasuk perbuatan melanggar agama.
2.  Tidak mudah terpengaruh oleh rayuan atau bujukan dari teman-teman yang     akan menjerumuskan kita ke perbuatan dosa tersebut.
3. Tidak mudah juga terpengaruh oleh pengedar obat-obat haram tersebut.
4.  Selalu bersabar dalam menghadapi ujian atau cobaan hidup, jika tidak maka kita akan mudah memasuki kehidupan yang akan menambah beban pula.
5.  Berusaha tenang jika kita menghadapi kekacauan yang ada. Seperti broken home atau permasalahan yang lainnya.
6.  Berusaha tentram dan tidak egois pada diri sendiri agar tidak menimbulkan masalah yang akan mengakibatkan kita menjadi tidak tenang.





2.8 Peranan Orang Tua
     Peran keluarga maupun orang tua sangat besar terhadap pembinaan diri seseorang. Hasil penelitia menunjukkan bahwa anak-anak nakal dan brandal pada umumnya adalah berasal dari keluarga yang berantakan (broken home).
Berikut peran orang tua yang dapat mencegah anak-anaknya ke dalam narkoba :
1.     Mengasuh anak dengan baik.
2.     Ciptakan suasana yang hangat dan bersahabat.
3.     Meluangkan waktu untuk kebersamaan.
4.    Orang tua menjadi contoh yang baik.
5.     Menghormati pendapat anak.
6.    Memperkuat kehidupan beragama.
7.    Orang tua memahami masalah penyalahgunaan NAPZA agar dapat berdiskusi dengan anak.
8.    Menanamkan sejak dini pada diri seorang anak bahwa narkoba adalah Haram.
2.9 Peran dan Upaya Sekolah dalam menanggulangi narkoba
 1. Upaya terhadap siswa :
Memberikan pendidikan kepada siswa tentang bahaya dan akibat penyalahgunaan narkoba
Melibatkan siswa dalam perencanaan pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba di sekolah.
Membentuk citra diri yang positif dan mengembangkan ketrampilan yang positif untuk tetap menghidari dari pemakaian narkoba dan merokok.
 Menyediakan pilihan kegiatan yang bermakna bagi siswa ( ekstrakurikuler ).
Meningkatkan kegiatan bimbingan konseling.Membantu siswa yang telah menyalahgunakan narkoba untuk bisa menghentikannya.
Penerapan kehidupan beragama dalam kegiatan sehari – hari.
2. Upaya untuk mencegah peredaran narkoba di sekolah :
Razia dengan cara langsung
Melarang orang yang tidak berkepentingan untuk masuk lingkungan sekolah
Melarang siswa ke luar sekolah pada jam pelajaran tanpa ijin guru
Membina kerjasama yang baik dengan berbagai pihak.
Meningkatkan pengawasan sejak anak itu datang sampai dengan pulang sekolah.
3. Upaya untuk membina lingkungan sekolah :
Menciptakan suasana lingkungan sekolah yang sehat dengan membina hubungan yang harmonis antara pendidik dan anak didik.
Mengupayakan kehadiran guru secara teratur di sekolah
Sikap keteladanan guru amat penting
Meningkatkan pengawasan anak sejak masuk sampai pulang sekolah.
2.10  Peran Pemerintah Dalam Memberantas Narkoba
Berbagai cara telah dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah peredaran narkoba. cara tersebut antara lain :
1.  Mengadakan pengawasan yang ketat terhadap barang barang yang masuk.
2.   Memberikan hukuman yang berat terhadap pengedar dan pemakai narkoba.
3.   Melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba, atau mungkin mengadakan razia mendadak secara rutin.
4.   Memberikan denda,ancaman atau hukuman dalam Undang-undang Dasar bagi pemakai maupun pengedar narkoba.


















BAB 3
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan dapat disimpulkan sebagai berikut :

1)   Masyarakat perlu menghindari diri dari penyebaran narkoba
2)   Upaya pemerintah memberikan penyuluhan tentang penyebaran narkoba
3)   Narkoba adalah barang yang sangat berbahaya dan bisa merusak susunan         syaraf yang bisa merubah sebuah kepribadian seseorang menjadi semakin           buruk.
4)   Narkoba adalah sumber dari tindakan kriminalitas yang bisa merusak norma
       dan ketentraman umum.
5)    Menimbulkan dampak negative yang mempengaruhi pada tubuh baik secara
       fisik maupun psikologis.

3.2 Saran

1.   Hendaknya masyarakat maupun kalangan remaja peduli tentang kesehatan

2.    Pemerintah hendaknya segera mencari solusi agar penyebaran narkoba tidak
     
       terjadi lagi.

3.    Hendaknya Pihak sekolah harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap
   
       gerak-gerik anak didiknya, karena biasanya penyebaran (transaksi) narkoba           
       sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah.

Yang tak kalah penting adalah, pendidikan moral dan keagamaan harus lebih ditekankan kepada siswa.
Karena salah satu penyebab terjerumusnya anak-anak ke dalam lingkaran setan ini adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang mereka serap, sehingga perbuatan tercela seperti ini pun, akhirnya mereka jalani.





DAFTAR PUSTAKA
                                                                                                                                                                                
Fachril,Yuanita. 2007. Narkoba. Bandung : C.V Sarana Penunjang Pendidikan
Abadi,Rinawan dan Kusumawati Rohana. 2012. Detik-Detik Ujian Nasional  Ilmu Pengetahuan Alam.
       Klaten : Intan Pariwara
Hadiman. 2012. Menghindari Narkoba Sejak Dini. Jakarta : Badan Kerjasama Sosial Usaha Pembinaan
      Warga Tama (BERSAMA).
sebaztianagungprabowo.blogspot.com
zenc.wordpress.com