Kamis, 01 Oktober 2015

Cerita full Film Soekarno

Cerita Film Soekarno Kejahatan Belanda dan Jepang

Jawa Timur, 1912 Rumah Raden Soekemi Sosrodiharjo dan istrinya Ida Ayu Nyoman Rai, ketika malam hari dengan suasana hujan disertai petir, ayah dan ibu Kusno merawat Kusno yang sedang sakit-sakitan, panasnya tidak turun selama 2 bulan, ayahnya selalu melakukan tirakat dengan berbaring dibawah ranjang Kusno mengharap penyakit Kusno pindah kebadan ayahnya. Pada hari yang telah ditentukan, ketika Kusno berumur 11 tahun, Soekemi melakukan acara penyucian anaknya dengan mengganti nama anaknya Koesno Sosrodihardjo menjadi Sukarno yang terinspirasi  dari kesatria adipati Karno. Besar harapan dari ayahnya anak kurus itu menjelma menjadi ksatria layaknya Adipati Karno.
Ketika Sukarno berumur 18 tahun, ia pernah mencintai seorang anak Belanda yang bernama Mien, dan Sukarno benar-benar nekad. Suatu hari, ia menetapkan hati melamar Mien Hessels. Mengenakan busana terbaik, bersepatu pula, Sukarno duduk di kamar, melemaskan lidah, menghafal kata, melatih bicara: Melamar Mien Hessels menjadi istrinya!
Sore yang cerah, Sukarno menuju rumah Mien Hessels. Begitu memasuki halaman rumahnya, hatinya menggigil ketakutan. Belum pernah sekali pun Sukarno bertamu ke rumah orang Belanda yang mewah. Namun ketika melihat Soekarno, ayah Mien mengusir Soekarno dengan cara tidak hormat.
Pada Suatu hari diatas kereta kuda, haji Cokroaminoto berwejang kepada Sukarno muda: 'Manusia itu sama misteriusnya dengan alam, tapi jika kau bisa menggenggam hatinya, mereka akan mengikutimu' Kalimat itu selalu dipegang Sukarno untuk mewujudkan mimpinya .... Indonesia Merdeka! 
Pada umur 24 tahun, Harapan bapaknya terpenuhi, umur 24 tahun Sukarno berhasil mengguncang podium, berteriak : Kita Harus Merdeka Sekarang!!!
Yogyakarta, 1929 Rumah Dr. Soejoedi, ketua PNI cabang Jawa Tengah. Ketika Soejoedi dan istrinya tidur terlelap datanglah polisi-polisi Belanda menggeledah rumah soejoedi untuk mencari Soekarno, soejardi menyembunyikan kehadiran soekarno dirumahnya, lalu Belanda mengancam dengan ancaman  ia akan ditangkap, soekarno pun menyerahkan diri ia menunjukan kehadirannya, ia ditangkap karna perintah sri Ratu untuk menangkapnya
Akibatnya dia harus di penjara di Penjara Banceuy Bandung pada tahun 1929. Dituduh menghasut dan memberontak seperti Komunis. Tapi keberanian Sukarno tidak pernah padam. Dia makin menggugat pada saat di Gedung Lanraad Bandung 1930. Namun, Soekarno lagi-lagi di vonis 4 tahun penjara, karena keputusan itu dianggap kontroversial oleh kalangan cendekiawan Belanda dan pribumi di parlemen. 2 tahun kemudian Soekarno dibebaskan, dan kembali berpolitik. 
Pada tahun 1934  Pledoinya yang sangat terkenal menggungat mengakibatkan Soekarno di tangkap dan di buang ke Ende, 4 tahun di Ende bersama istri yang bernama Inggit dan ke tiga anak angkatnya , Soekarno dipindahkan ke Bengkulu karena malaria.
Di kota itu Sukarno istirahat sejenak dari politik. Hatinya tertambat pada gadis muda bernama Fatmawati. Padahal saat itu Sukarno masih menjadi suami Inggit Garnasih; Perempuan lebih tua dari Sukarno, yang selalu menjadi perisai baginya tatkala di penjara dan dibuang. Inggit harus rela melihat sang suami tercinta jatuh cinta dengan gadis lain. Ditengah kemelut rumah tangganya, Jepang datang memulai peperangan Asia Timur Raya. Berahi politiknya kembali menguat. Belanda takluk oleh Jepang. Sesuatu yg dulu dianggap Raksasa bagi Sukarno, kini lenyap. Kemerdekaan Indonesia seolah diambang mata. 
Pada Tahun 1940, Jepang menandatangi kesepakatan ‘Tiga Negara Poros’ bersama Jeman dan Italia. Secara resmi Jepang masuk ke kubu ‘Fasis’ berseberangan dengan Amerika, Inggris, Australia  dan Belanda.
Jepang masuk ke Indonesia dengan membawa kekacauan, ketika Soekarno pergi kerumah fatmawati bukan fatma yang ditemukannya namun ia dikejutkan dengan kehadiran ayah dari fatmawati, ia berkata “ baru saja saya ingin ketemputmu, mau menyampaikan pesan dari kawan-kawan Muhammadiyah, bahwa Soekano harus pergi dari Bengkulu, karena Jepang sudah masuk ke Balikpapan, dan Sumatra bagian Barat” lalu datanglah seorang dari salah satu anak angkat Soekarno menyampaikan bahwa Inggit istrinya dan kartika anak angkatnya dibawa oleh Belanda. Soekarno pun menghampiri Belanda lalu salah satu orang Belanda menyampaikan ingin membawa Soekarno dan keluarga nya ke Australia karena Jepang membutuhkan orang seperti Soekarno.
Namun sebelum keberangkatan nya, Seorang utusan Jepang  bagian dari devisi Propagana Nippon mendatangi Soekarno   meminta kerja sama mendukung  Dai Nippon untuk  mengahadapi perang Asia Timur Raya. Pada mulanya Soekarno tidak menyetujui,  Alhasil, Soekarno menyetujui kerja sama tersebut karena beberapa alasan.
Pada malam hari tetara Nippon (kampetai) membuat kekacauan dengan munculik para gadis pribumi, dan salah satu dari orang tua tersebut mengadu kepada Soekarno. Lalu kesekokan harinya, Soekarno bermusyarawarah dengan membuat kebijakan dihadapan kelompok Muhammdiyah untuk mendatangkan pelacur kepada tentara Nippon, namun kelompok Muhamdiyah menetang adanya kebijakan tersebut meraka beranggapan bahwa haram hukumnya karena membiarkan zina itu ada. Lalu Soekarno menjawab “tetapi tentara Nippon akan tetap mengambil anak gadis kalian” serentak semua berkata “kita akan angkat senjata untuk melawaan mereka” lalu salah satu mengajukan pendapat “senjata apapun tidak dapat mengalahkan mereka, Nippon akan membatai dengan mudah, perempuan, anak-anak kita, orang tua, akan habis di bantai”
Keesokan malam harinya, kebijakan tersebut terlaksana, lalu salah seorang utusan dari Jepang menghampiri Soekarno dengan memuji idenya yang berlian, dan ia menyampaikan perintah dari Jeneral Imamura di Jawa untuk membawa Soekarno ke Jakarta.
Soekarno beserta keluarganya di bawa ke Jakarta pada tanggal 9 Juni 1942 dengan kapal bargas. Kedatangan Soekarno disambut oleh Anwar Cokrominoto, Soendari, Asmara Hadi, Ratna Djoeami.dan Mohammad Hatta.
Sejak Jepang masuk Batavia (Jakarta) pada tanggal 5 Maret 1942 meraka melancarkan propaganda 3A (Nippon cahaya Asia, pelindung Asia, pemimpin Asia). Kehadiran Jepang melahirkan dua arus pergerakan pemuda yang sama kuat dari berbagai lapisan. Satu pihak mendukung, tapi dipihak lain menentang. 
Menteng, Jakarta, dirumah Moh. Hatta, Soekarno dan sjahrir berdebat dalam kerja sama Nippon, dan perebatan itu menjadikan sjahrir tidak mempunyai pilihan untuk bersatu bertujuan untuk menghindari rakyat Indonesia dari kekejaman Nippon dan untuk mencapai kedaulatan rakyat.
Dirumah Fatmawati, Soekarno mengirim surat, surat itu disampaikan neneknya kepada Fatmawati, ia lalu membuka isi amplop itu dan kalung terjatuh dari dalam amplop tersebut. Pertanda bahwa Soekarno serius ingin melamar Fatmawati.
Istana Gubernur Jenderal, rumah dinas Letnan Imamura Hithosi. Saat itu hanya kesepakatan untuk melindungi pandangan masing-masing, Nippon melindungi upaya memenangkan peperangan Asia Timur Raya. Dan Soekarno melindungi upaya meraih kemerdekaan Indonesia.
Dari Pegangsaan Timur, Jakarta Soekarno menuju Stasiun Gubeng Surabaya untuk menunjukan kerjasamanya bersama Dai Nippon kepada masyarakat Surabaya dengan tujuan menuju kemerdekaan Indonesia. Namun, 3 pemuda melihat aksi Soekarno dan Moh. Hatta tidak menyetujui kerja sama tersebut. Dan 3 pemuda tersebut meyakinkan para pemuda untuk tidak terjebat propaganda Nippon dan beranggapan negeri Indonesia tidak boleh jatuh kepada tangan fasis.
Ketika dikampungnya, Soekarno mengungkapkan isi hatinya  pada Inggit istrinya saat itu, bahwa ia ingin melamar Fatmawati, namun Inggit meminta cerai dan tetap tidak ingin di madu. Dilain sisi, Fatmawati juga mencintai Soekarno kebahagiaanya yang ia dapat pada Soekarno menjadikan Fatmawati ingin dilamar oleh Soekarno daripada orang yang telah melamarnya terlebih dahulu dengan syarat Soekarno telah cerai dari Inggit. Akhirnya Soekarno menceraikan Inggit karena Inggit tidak dapat memberikan keturunan kepada Soekarno, Fatmawati pun menikah dengan Soekarno ia mendapatkan keturunan seorang putra yang diberi nama Guntur Soekarnoputra.
Beberapa bulan setelah itu, datang lah Gatot  teman Soekarno ketika di penjara Banceut dan Sukamiskin bersama Wikana teman seperjuangan Gatot, pada saat bebincang-bincang Gatot memberikan usul untuk menyuarakan kepada para pemuda seperti Wikana dan mengambil hati rakyat untuk bergabung dalam PETA dan organisasi serdadu pekerja karena peran serta tersebut akan membatu ai Nippon dan dalam upaya meraih kemerdekaan Indonesia. Namun ternyata tidak sesuai harapan, tentara Jepang mengambil dan menangkap orang-orang Indonesia dengan cara paksa dan kekerasan, Sjahrir melihat kondisi itu sangat marah pada Hatta, ia beranggapan bahwa tindakan Soekarno dan Hatta merekrut pemuda-pemuda untuk PETA dan Romusha sama saja menjual pemuda Indonesia untuk Fasisme. Dan tindakan mereka akan dihujat. Tetapi Hatta yakin Soekarno juga sama marahnya dengan Sjahrir.
Setiap malam Soekarno selalu mendapatkan kertas-kertas dibawah pintu rumahnya atau lemparan batu ke kaca rumahnya dengan dilapisi kertas berisi hujatan yang dikirim oleh masyarakat atau pemuda setempat yang tidak setuju dengan apa yang dilakukan oleh Soekarno, Soekarno dihujat dalam tulisan-tulisan tersebut. Namun, apa yang telah ia lakukan adalah unk meraih kemerdekaan Indonesia. Dilain sisi dalam kehidupan keluarga Soekarno, Riwu anak angkat nya dari Inggit pergi dari rumah dengan memberikan surat kepada Soekarno, Riwu tidak dapat menerima untuk tinggal bersama Soekarno lagi, Riwu selalu mengenang foto Inggit ibunya, dan Fatma merasa dibanding-bandingkan dengan Inggit, lalu Fatma membakar foto yang selalu dikenang oleh Riwu, kejadian tersebut membuat Riwu tidak tahan lagi hidup bersama Soekarno dan Fatmawati.
Ketika dilapangan serdadu pekerja paksa (Romusha), Soekarno teribat didalamnya, ia melihat serdadu pekerja dari warga negara Indonesia sendiri yang diperlakukan dengan kerja paksa dan melakukan kekerasan termasuk orangtua yang rentan. Disisi lain tentara Jepang memaksa orang-orang dari kalangan Muhammadiyah untuk keluar dari Masjid Moestofa untuk melakukan penghormatan pada bendera Jepang. Tetapi, dari salah satu dari Muhammadiyah yaitu Kyai dari Muhammadiyah menetang untuk menghormat kepada bendera Jepang. Akibatnya ia ditebas dari belakang oleh tentara Jepang. Kejadian itu mengakibatkan bentrokan tentara Jepang dengan orang-orang Muhammadiyah yang memakan banyak korban jiwa.
Ketika Soekarno dan Hatta sedang terdiam membisu kebingungan dengan kondisi Indonesia, datanglah salah satu utusan atasan Jepang memberitahu bahwa Jenderal Harada tidak dapat datang dan memberikan surat dari Kyoto  ucapan terimakasih kepada Soekarno bahwa telah membatu Tenno Haika. Dan diizinkan untuk mengibarkan bendera merah putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Namun dengan satu syarat hanya dipulau Jawa saja.
8 September 1944 Bendera merah putih dikibarkan untuk pertama kalinya sejak pendudukan Jepang. Laksana Maeda (pejabat penghubung angkatan darat dan laut Dai Nippon)  yang melihat para pribumi sedang hikmat dalam proses pengibaran bendera ia berkata pada bawahannya “semoga ini awal yang baik untuk mereka” mengapa anda begitu perhatian pada mereka ? tanyanya pada Laksana Maeda. “karena negeri ini sudah memberikan banyak hal untuk kita, sudah sepantasnya kita memberikan yang terbaik untuk mereka, apalagi keadaan kita sudah mulai terdesak” jawabnya. “tolong pastikan Soekarno dan Hatta ada dirumah saya sore ini”.
Tibanya Soekarno dan Hatta di rumah Laksana Maeda, Laksana Maeda menyampaikan kepada Soekarno dan Hatta untuk memikirkan bentuk Negara sebelum Tenno Haika resmi memberikan kemerdekaan pada Indonesia. Dan ia menyarankan bentuk negara Indonesia adalah Kerajaan, karena dengan bentuk kerajaan akan lebih mudah bekerjasama dengan Dai Nippon. Soekarno menjadi raja dan Hatta menjadi perdana mentri, namun Soekarno meminta untuk membicarakannya kepada Hatta, setelah Laksana Maeda meninggalkan mereka berdua untuk memikirkan bentuk negara, Soekarno langsung menepis bahwa ia tidak setuju dengan bentuk kerajaan karena akan mengingkari spirit nasionalisme yang sudah ia bangun semenjak PNI dan Partindo, dan menurut Hatta Indonesia cocok menjadi federasi, karena tiap pulau-pulau mempunyai otonomi untuk mengelola pemerintahannya sendiri, namun tetap Soekarno tidak setuju karena tidak ada persatuan dan kesatuan dalam satu nation. Tetapi hatta juga tidak setuju karena banyaknya perbedaan disetiap pulau-pulau yang terdapat di Indonesia. Lalu perselisihan itu direncakan oleh Soekarno dibadan yang bisa membahasan itu semua.
Ketika pulang ke rumahnya, Soekarno dihadang oleh pemuda-pemuda Indonesia, menyampaikan bahwa Nippon telah kalah di Filipina, dan menyuruh Soekarno untuk menghentikan kerjasama dengan Nippon, dan menyampaikan bahwa Supriadi telah terlebih dahulu bersama pasukan PETA di Blitar, dan memutuskan mencabut dukungan kepada Soekarno, Soekarno hanya tetap dalam pendiriannya, ia mengingikankan kemerdekaan yang selamat, selamat tanpa ada pertumpahan darah. Dan menantang siapa yang terlebih dahulu memproklamirkan kemerdekan Indonesia. Hanya Fatmawati lah yang meyakinkan nya bahwa Soekarno tidak seperti yang mereka tuduhkan. Pengkhianat, pembunuh, pengecut, pembohan dan lain sebagainya.  Dan Soekarno berjanji tidak akan menvecewakan rakyatnya dan Fatmawati istrinya.
        Di Gedung Volksraad 1 Juni 1945 sidang BPUPKI merumuskan Dasar Negara. Dalam sidang tersebut banyak perdebatan yang muncul, ada yang berpendapat bahwa Dasar negara Indonesia adalah  syariat Islam karena mayioritas penduduk Indonesia adalah beragama Islam, ada yang menyetujui ada pula yang menentang, melihat situasi seperti itu, Soekarno langsung naik kepodium dan menyuruh mereka untuk diam mendengarkan Soekarno berbicara karena sudah 3 hari banyak yang berpidato tetapi belmu ada yang bisa menjawab pertanyaan ketua Dr. Radjiman Wediodiningrat apa dasar negara Indnesia, ketika itu Ada 5 asas yang disampaikan dan dijelaskan oleh Soekarno dalam pidatonya. Satu, rasa nasionalisme yang bisa menyatukan kita sebagai bangsa. Kemanusiaan adalah butir kedua. Butir ketiga adalah Mufakat yang didasari permusyawaratan dan perwakilan, dan butir keempat adalah kemerdekaan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan butir kelima adalah pengerucutan dari butir-butir sebelumnya bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dasar-dasar negara yang telah ia usulkan, lima pilar dan atas petunjuk ahli bahasa,  namanya adalah PANCASILA. Mendengar pidato Soekarno tersebut, serrentak semua yang mendengarkan menyetujui dasar negera tersebut. maka pada tanggal 1 Juni selalu diperingati hari lahirnya Pancasila.
          Ketika di Saigon, Vietnam kantor masekal Terauci panglima tertinggi Jepang di Asia Tenggara, Soekarno Hatta, dan  mendapatkan kegembiraan yaitu kebebasan dari Jepang untuk seluruh pulau yang ada di Indonesia yaitu pada tangal  12 Agustus 1945, dan hari itu juga bertepatan hari ulang tahun Hatta sebagai sahabat Soekarno sendiri, dan hadiah terhebatnya seumur hidup  adalah Kemerdekaan Indonesia.
          Pada malam hari Sjahrir memberikan kabar kepada Soekarno dan Hatta bahwa Hiroshima dan Nagasaki telah dibom dan Nippon telah kalah, ia memberikan usul harus menolak kemerdekaan dari Nippon dan harus memproklamirkan kemerdekaan sendiri dan harus memberikan kesan kepada dunia internasional kalau negara Indonesia bukan bentukan Jepang.  Dan Sjahrir mendesak untuk segera proklamirkan kemerdekaan Indonesia secepatnya.  Tetapi Soekarno tidak ingin terburu-buru, Soekarno ingin membicara kan dulu kepada Laksana Maeda unutk memastikan semuanya, walaupun Nippon telah kalah mereka masih bisa mengangkat senjata untuk Indonesia menurut Soekarno. Hatta pun menengahkan antara Soekarno dan Sjahrir menurutnya bagaimanapun juga Nippon kalah atau tidak kita harus menjaga situasi Indonesia untuk tidak terjadi pertumpahan darah. Namun tetap saja Sjahrir bersikeras tidak ingin menunda-nunda.
          Malam hari pun kaum pemuda pergi ketempat Soekarno untuk mendesak segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Kaum pemuda membuat barisan pelopor dan kaum Heiho pun sudah siap untuk menyerang Jepang jika mereka menghalangi proses proklamasi kata salah satu dari kaum muda. Namun Soekarno tetap menunggu Sidang PPKI karena itu merupakan jalan yang aman. Pada waktu itu datang lah Hatta sebagai pendukung Soekarno untuk tidak mau gegabah.
Pada tanggal 16 Agustus 1945  kaum tua  menculik Soekarno dan keluarganya beserta Hatta ke Rengasdengklok rumah petani Tionghoa, Djiaw Kie Siong. Pada waktu itu juga datanglah seorang utusan kaum muda dari Sjahrir yaitu Soebardjo  untuk membawa Soekarno dan Hatta ke Jakarta dan menyampaikan bahwa Kaisar Hirohito telah menyerahkan kekuasaannya kepada tentara sekutu serta meyakini Nippon telah habis. Seketika itu Soekarno dan Hatta langsung pergi ke Jakarta.
          Mendengar hal itu Jepang tidak ingin Indonesia merdeka, ia akan mengahalang-halangi Kemerdekaan Indonesia, mereka mengingkari janji untuk kemerdekaan Indonesia. Namun di sisi lain, Laksana Maeda sangat baik, ia memberi kesempatan dan menjamin keselamatan untuk Soekarno Hatta beserta kaum tua dan kaum muda lainnya berkumpul menyiapkan proklamasi yang ingin diproklamirkan untuk kemerdekaan Indonesia. Pada saat itu hanya Soekarno Hatta dan Soerbardjo yang menyusun proklamasi, sedangkan Sjahrir mengetik Proklamasi itu ketika selesai disusun. Disamping itu Fatmawati istri Soekarno menjahit Bendera Merah Putih untuk dikibarkan ketika kemerdekaan Indonesia.
      Pada tanggal 17 Agustus 1945 berita tentang kemerdekaan Indonesia akan diproklamirkan jam 10 pagi disebarkan. Kaum muda maupun kaum tua sangat antusias dalam penyelenggaraan kemerdekaan Indonesia begitu juga rakyat Indonesia telah berkumpul untuk mendengarkan dan menyaksikan Proklamasi Indonesia. Bertepatan pada jam 10 pagi Soekarno membacakan proklamasii dengan disaksikan rakyat Indonesia. Dengan demikianlah, Indonesia telah merdeka dari jajahan negara-negara lain.

by: Merry Ayu Gestuti
*cape nulisnya :D ini tugas dari bapak Abdi selaku guru Sejarah :D








2 komentar: