ini hasil puisi gua waktu masih Bau Kencur, dulu suka banget nulis-nulis
puisi dan biasanya menjadi file yang bersemayam didalam laptop atau
dikertas/lembaran dalam buku2 yang berserakan entah kemana dan di Notes hp :D
ya... beginilah aku. :'D
ini files puisi2 gua yang baru kali ini gua pubilikasikan. maaf kalo norak
:D maklumlah...
Untitle
15 JAN 2013
Rembulan malam menghiasi jendela kacanya
bintang-bingtang pun begitu, ia bertaburan di angkasa langit hitam kelam
yang disinari oleh redupnya bulan
di balik jendelanya termenung melamuni apa yang sedang dipikirkan dengan isaknya...
tak ada yang tahu....
apa yang dipikirkan bocah tersebut.
malangnya nasib yang diterima
menjadikannya bingung entah betapa sangat bingungnya
mengharapkan rembulan malam tahu betapa tersiksanya ia..
malaikat hidupnya tlah lama di penghujung derita
tlah lama mengalami sakit yang begitu sakitnya
tak tahu ia harus berbuat apa dengan tangan kosong melompongnya yang tak berbuah lagi berdaya
ia bocah malang... terisak isak dengan lamunan kelamnya.
bintang-bingtang pun begitu, ia bertaburan di angkasa langit hitam kelam
yang disinari oleh redupnya bulan
di balik jendelanya termenung melamuni apa yang sedang dipikirkan dengan isaknya...
tak ada yang tahu....
apa yang dipikirkan bocah tersebut.
malangnya nasib yang diterima
menjadikannya bingung entah betapa sangat bingungnya
mengharapkan rembulan malam tahu betapa tersiksanya ia..
malaikat hidupnya tlah lama di penghujung derita
tlah lama mengalami sakit yang begitu sakitnya
tak tahu ia harus berbuat apa dengan tangan kosong melompongnya yang tak berbuah lagi berdaya
ia bocah malang... terisak isak dengan lamunan kelamnya.
Cipt. Merry ayu G.
Wahai
Pujangga
29 Jan. 13
Terselok ku terkuak melihat indahnya
dirimu
bagaikan simponi alunan yang merdu
sangat sempurna dipandang penikmat
Bayangkan betapa sempurnanya dirimu
itulah dirimu Pujangga ku....
betapa kau ku sanjung dalam pikiranku
melayang entah kemana kau berlabuh
bertengger diatas dahan yang rapuh
menepi di tepian yang tandus
wahai pujanggaku
tak tahukah engkau
berapa banyak beban yang kau terima ?
dipenghujung usiamu kau tetap mendapatkan derita
bagaimana dengan anak buahmu ?
kau tak tahu betapa mereka berselok dibelakangmu
berhura-hura dengan apa yang kau hasilkan
melihat apa yang sudah terjadi !
sanggupkah engkau untuk tetap melanjutkannya ?
dengan bukti bisu dari waktu
mereka akan kecewa
bagaikan simponi alunan yang merdu
sangat sempurna dipandang penikmat
Bayangkan betapa sempurnanya dirimu
itulah dirimu Pujangga ku....
betapa kau ku sanjung dalam pikiranku
melayang entah kemana kau berlabuh
bertengger diatas dahan yang rapuh
menepi di tepian yang tandus
wahai pujanggaku
tak tahukah engkau
berapa banyak beban yang kau terima ?
dipenghujung usiamu kau tetap mendapatkan derita
bagaimana dengan anak buahmu ?
kau tak tahu betapa mereka berselok dibelakangmu
berhura-hura dengan apa yang kau hasilkan
melihat apa yang sudah terjadi !
sanggupkah engkau untuk tetap melanjutkannya ?
dengan bukti bisu dari waktu
mereka akan kecewa
Cipt. Merry Ayu Gestuti
untitled
Bak samudra yang tak bergelombang
Benua yang terjal kering tak berpenghuni
laksana bulan purnama cahaya malam
sepi...sunyi...
merajut keheningan ini
melangkah demi langkah pun tersandar
di kayu yang padat besar lagi kokoh
meratapi kesunyian itu dengan lamunan malam
sendiri seorang diri tak lagi berteman
kesalahannya membuatnya bingung entah bagaimana
seorang kepala yang tangguh kini tiada
oh maha suci tuhan, beri ia kekuatan
Benua yang terjal kering tak berpenghuni
laksana bulan purnama cahaya malam
sepi...sunyi...
merajut keheningan ini
melangkah demi langkah pun tersandar
di kayu yang padat besar lagi kokoh
meratapi kesunyian itu dengan lamunan malam
sendiri seorang diri tak lagi berteman
kesalahannya membuatnya bingung entah bagaimana
seorang kepala yang tangguh kini tiada
oh maha suci tuhan, beri ia kekuatan
Cipt. Merry Ayu Gestuti MTsN Sampit 9
ruang 4 . 2013
14 MEI 2013
Menunggu.
Mungkin sampai akhirnya ku menutup mata
mungkin sampai akhirnya bumi menjadi lautan
mungkin sampai bintang berjatuhan
apa mungkin sampai akhirnya bulan dan matahari bersatu
mungkin sampai akhirnya bumi menjadi lautan
mungkin sampai bintang berjatuhan
apa mungkin sampai akhirnya bulan dan matahari bersatu
Mungkin itu mustahil baginya
penantian ku yang tak pernah terjawabkan
penantian yang mungkin sia-sia bagiku
membuang waktu ku percuma
penantian ku yang tak pernah terjawabkan
penantian yang mungkin sia-sia bagiku
membuang waktu ku percuma
Kemana engkau wahai kawan lamaku ?
telah sekian lama ku menunggumu akan penantianmu
bekelana bermain mengintari rerumputan ilalang yang bergoyang
beradu main dengan kawan.
telah sekian lama ku menunggumu akan penantianmu
bekelana bermain mengintari rerumputan ilalang yang bergoyang
beradu main dengan kawan.
Masih ingatkah engkau dengan dunia kecilmu
bersamaku…. kau habiskan kesenjanganmu
bersamaku….kau habiskan masa kanak mu
bersamaku’pula…kau habiskan pula kesendirianmu
bersamaku…. kau habiskan kesenjanganmu
bersamaku….kau habiskan masa kanak mu
bersamaku’pula…kau habiskan pula kesendirianmu
Tetapi setelah engkau beranjak remaja
semua hilang…entah kemana kau sekarang
dengan duniamu sekarang mungkin lebih bahagia
kau kawan lamaku, ku nantikan dirimu setahun kemudian dan seterusnya
semua hilang…entah kemana kau sekarang
dengan duniamu sekarang mungkin lebih bahagia
kau kawan lamaku, ku nantikan dirimu setahun kemudian dan seterusnya
Untitled
Ketika harapan ku diambang puncak
lalu jatuh terhempas remuk tak berdaya
sekali lagi engkau angkat harapanku
kemudian pergi.
datang
dan pergi lagi.
kau anggap seakan akan permainan
seakan akan engkau bermain didalamnya
singgah tanpa tanggung.
lalu jatuh terhempas remuk tak berdaya
sekali lagi engkau angkat harapanku
kemudian pergi.
datang
dan pergi lagi.
kau anggap seakan akan permainan
seakan akan engkau bermain didalamnya
singgah tanpa tanggung.
And that was THE MOMENT I KNEW.
Bunga Hatiku
20 JAN 2013
tumbuh dengan perlahan lahan
menyusuri langkah demi langkah ia melaju
dimana ia tak diketahui oleh penjuru dunia
hanya ia dan yang memiliki lah yang mengetahuinya
entah apa yang dirasakan
ia tumbuh di mana ia tak dapat dilihat maupun disentuh...
tumbuh dengan diisi oleh rasa yang tak dimengerti
apa mungkin ia akan tumbuh selamanya ?
tak ada yang mengetahuinya
hanya waktu yang menjadi bukti bisu
semakin lama bunga hatiku semakin berbunga
berbunga dengan benang sari yang mulai terselok
dihiasi kegembiraan yang tak ada habisnya oleh bunga
bunga hati yang selalu ingin mekar sepanjang masa...
tetapi apa daya ia tak akan sanggup....
tak akan abadi
hanya seseorang lah yang dapat membuat ia abadi
menyusuri langkah demi langkah ia melaju
dimana ia tak diketahui oleh penjuru dunia
hanya ia dan yang memiliki lah yang mengetahuinya
entah apa yang dirasakan
ia tumbuh di mana ia tak dapat dilihat maupun disentuh...
tumbuh dengan diisi oleh rasa yang tak dimengerti
apa mungkin ia akan tumbuh selamanya ?
tak ada yang mengetahuinya
hanya waktu yang menjadi bukti bisu
semakin lama bunga hatiku semakin berbunga
berbunga dengan benang sari yang mulai terselok
dihiasi kegembiraan yang tak ada habisnya oleh bunga
bunga hati yang selalu ingin mekar sepanjang masa...
tetapi apa daya ia tak akan sanggup....
tak akan abadi
hanya seseorang lah yang dapat membuat ia abadi
that is a love.... grew and then.... lost just so
Cipt. Merry Ayu G.
Bunga Hati Yang Mati Cipt. Merry ayu G.
Wahai bunga hatiku
engkau tahu betapa tumbuh besarnya engkau ?
melewati batas kemampuanku
melewati batas hatiku
yang nampaknya akan menusuk ke uluh hati
tersayat – sayat dipermukaan pembuluh hati
terkena duri-duri bunga yang menancap
akar serabutnya yang nampak mengintai ke sana kemari
yang tak mampu untuk menompang beratnya bunga yang di tumbuhkan
akhirnya bunga hati tersebut juga tak sanggup tumbuh didalam hati berlarut-larut lamanya
ia Mati....!!!
meninggalkan bekas layunya bunga hati ku
menaburkan benih-benih tak sedap yang tak bisa ditahan
mati didalam hati yang tak ada satupun mengetahuinya
meninggalkan sayatan duri di dinding-dinding hati
hanya waktulah yang mampu membuangnya
membuang rasa sakit
membuang bekas tumbuhnya bunga hati itu
waktu demi waktu.... ia akan terkikis
sekian dengan waktu yang terus melaju
rasa yang begitu kecewa menggehama pun akhirnya keluar
engkau tahu betapa tumbuh besarnya engkau ?
melewati batas kemampuanku
melewati batas hatiku
yang nampaknya akan menusuk ke uluh hati
tersayat – sayat dipermukaan pembuluh hati
terkena duri-duri bunga yang menancap
akar serabutnya yang nampak mengintai ke sana kemari
yang tak mampu untuk menompang beratnya bunga yang di tumbuhkan
akhirnya bunga hati tersebut juga tak sanggup tumbuh didalam hati berlarut-larut lamanya
ia Mati....!!!
meninggalkan bekas layunya bunga hati ku
menaburkan benih-benih tak sedap yang tak bisa ditahan
mati didalam hati yang tak ada satupun mengetahuinya
meninggalkan sayatan duri di dinding-dinding hati
hanya waktulah yang mampu membuangnya
membuang rasa sakit
membuang bekas tumbuhnya bunga hati itu
waktu demi waktu.... ia akan terkikis
sekian dengan waktu yang terus melaju
rasa yang begitu kecewa menggehama pun akhirnya keluar
Ku ingin ia Pergi 30 JAN 2013 Cipt. Merry Ayu G.
Laksana mainan jelangkung
yang tak berpenghuni
Laksana Burung yang tak bersarang
Laksana Air yang tak berwadah
yang tak berpenghuni
Laksana Burung yang tak bersarang
Laksana Air yang tak berwadah
engkau nyaman dengan kelakuanmu
menyita waktu ku dengan sesuka hatimu
sadarkah engkau betapa ku terbeban
tega...sungguh tega..
kau pergi dengan sesuka hatimu
lalu datang begitu saja dengan tiba-tiba...
Menepis hati yang dalam
kerkikis oleh gelombang emoosi
tergores sayatan duri hati yang dalam
mengambil hati dengan sesukanya
dan akhirnya ku biarkan kau pergi
mencari mangsa lagi untuk kau singgahi.
menyita waktu ku dengan sesuka hatimu
sadarkah engkau betapa ku terbeban
tega...sungguh tega..
kau pergi dengan sesuka hatimu
lalu datang begitu saja dengan tiba-tiba...
Menepis hati yang dalam
kerkikis oleh gelombang emoosi
tergores sayatan duri hati yang dalam
mengambil hati dengan sesukanya
dan akhirnya ku biarkan kau pergi
mencari mangsa lagi untuk kau singgahi.
I wish as invisible as you’re making me feel now
my heart still with you
And im alone without you my love
but i will forget you forever
and i wish you go far away from me forever
Laksana Benalu Cipt. Merry Ayu G.s
Laksana benalu pada pohon
pohon yang begitu kokohnya
tak ada yang mengisi hidupnya
ia tak merasa kesepian dengan itu semua
tiap kali selama ia mengarungi hidupnya
hanya burung lah yang memberi hiasan padanya
berkicau dengan kemerduannya
membuat ia merasa senang
pada saat ia mencapai puncak kekokohannya
ia tumbuh dengan begitu kuatnya
Pada saat itu pula si parasit datang menghampirinya
begitulah ia si benalu
pohon senang dengan kedatangannya
menemaninya setiap saat seperti teman sejaati
tetaapi waktu demi waktu
sang parasit tampak tak malu
sengaja menyukai pohon dan malas malas untuk mencari makan sendiri
ia tak malu dengan kekuranganya
mengisap unsur hara didalamnya
mengambil separuh apa yang dipunyanya
ia menempel pada batang pohon
lalu memanfaatkannya dengan sesuka hatinya
sungguh jahaat...
apa yang dilakukan pohon ?
ia hanya terdiam lesu
terdiam
berdiri dengan sendirinya
meratapi beban yang diterimanya
Masalah itu begitu besar
ketika benalu menjadi besar pula
ketika pohon tak dapat bertahan
ketika itulah ia meninggalkan pohon
pohon yang begitu kokohnya
tak ada yang mengisi hidupnya
ia tak merasa kesepian dengan itu semua
tiap kali selama ia mengarungi hidupnya
hanya burung lah yang memberi hiasan padanya
berkicau dengan kemerduannya
membuat ia merasa senang
pada saat ia mencapai puncak kekokohannya
ia tumbuh dengan begitu kuatnya
Pada saat itu pula si parasit datang menghampirinya
begitulah ia si benalu
pohon senang dengan kedatangannya
menemaninya setiap saat seperti teman sejaati
tetaapi waktu demi waktu
sang parasit tampak tak malu
sengaja menyukai pohon dan malas malas untuk mencari makan sendiri
ia tak malu dengan kekuranganya
mengisap unsur hara didalamnya
mengambil separuh apa yang dipunyanya
ia menempel pada batang pohon
lalu memanfaatkannya dengan sesuka hatinya
sungguh jahaat...
apa yang dilakukan pohon ?
ia hanya terdiam lesu
terdiam
berdiri dengan sendirinya
meratapi beban yang diterimanya
Masalah itu begitu besar
ketika benalu menjadi besar pula
ketika pohon tak dapat bertahan
ketika itulah ia meninggalkan pohon
That is my love
i want together with him
but he trouble making
to hurt my heart
very so sad
i crying in my heart
and i always show it to my best friends BUT NO MORE
it more just in my heart.
over..over..and over... i still searching true love.
Enemy Cipt. Merry Ayu G.
musuh dibalik selimut
itulah gelar yang pantas engkau peroleh
bak penguasa menguasai isi bumi
bak raja pada seorang budak
menenggelamkan apa yang tak disuka
memerintah sesuka haatinya
Tangan yang kau ulurkan bagaikan tuna wisma
mencari sesuap nasi
sehingga orang kaya memperkerjakannya
bagaikan petani meminta hujan pada sang illahi
sehingga matahari tak dapat menahan air dari langit
sungguh malang.....
ketika itu semua diberikan
ia tersenyum sadis
mengharap lebih dari yang diberikan
mengharap ia sebagai penguasa
dari situ lah ia mempunyai sisi jahat
mencoba untuk mengambil semua yang bisa ia ambil
itulah parasit yang singgah untuk mengambil keuntungan
itulah gelar yang pantas engkau peroleh
bak penguasa menguasai isi bumi
bak raja pada seorang budak
menenggelamkan apa yang tak disuka
memerintah sesuka haatinya
Tangan yang kau ulurkan bagaikan tuna wisma
mencari sesuap nasi
sehingga orang kaya memperkerjakannya
bagaikan petani meminta hujan pada sang illahi
sehingga matahari tak dapat menahan air dari langit
sungguh malang.....
ketika itu semua diberikan
ia tersenyum sadis
mengharap lebih dari yang diberikan
mengharap ia sebagai penguasa
dari situ lah ia mempunyai sisi jahat
mencoba untuk mengambil semua yang bisa ia ambil
itulah parasit yang singgah untuk mengambil keuntungan
don't make of a love become crazy,stupid,and each other
but we can make of love with colorfull
if a love hurt us
we just be patient and relax, because A God listening and Understanding what that heaven
That is contains of my feel
i always write about my feel.
MTsN Sampit .
KU temukan ia
Dikegelapan malam dengan rintik rintik air membasahi bumi
ketika kehampaan dan kebingungan ia datang
siapa ia ? ku tak sama sekali tertegun diam melihat ulahnya yang sedang sibuk pula...
ku bertanya tanya pada hati kecilku siapakah ia ? pernahkah ku mengenali sebelumnya ? tersontak ku mengarah pada kakak kelas ku dulu... mengapa dia ada disini ? tatapan ku padanya membuatku banyak bertanya tanya... mungkinkah ia mengenaliku..? atau mungkin ku salah orang? Tak pernah ku tahu semua itu..ketika ku selidiki akhirnya ku tahu itu.. yap ia kakak kelasku dulu..
Pada saat pertama kali berbicara... aku lah yang sering memulai tak satu kata pun ia pernah memulai mungkin dalam hatinnya ia juga pernah melihatku, namun tak pernah kenal.
Saat ini ketika semua berubah ketika semua berbeda..aku tak pernah menempati kursi itu lagi, aku tak pernah singgah untuk belajar di tempat yang menurutku sempurna... Kini ia lah yang meenempatinya memegang kekuasaan sepenuhnya.. yang membuatku tak bisa ketempat itu lagi. engkau tahu mengapa ? aku ingin menahan rasa yang ada dihatiku. Aku tak bisa memulai dulu. ..ia membuat ku salah tingkah dengan kelakuan aneh yang suka senyum senyum pada bayangannya
Perasaan itu mulai pada saat bertatapan pada nya pada saat ia senyum itu membuat hatiku luluh mungkin bukan hanya aku dan mungkin jugaa itu biasa baginya atau hanya aku keGRan... namun bagiku itu tak biasa. Menyukai orang yang tak kenal pada kita dan tak ada yang memulai atau ia juga sudah ada yang memiliki
itu sangat sakit dan sulit... perlu usaha untuk mendapatkannya. Tapi ku tak banyak berharap ia menjadi milikku sepenuhnya.. ku hanya berharap ia selalu tersenyum padaku ..walaupun selamanya ia tak tahu aku..
04 MARET 2013
It is my feel now...
i very confusing now,, i dont know .. what can i do to take his heart.. but,, impossible,,, he like me.
ya.. ini semua karena aku baru mengetahui dan baru menyadari "bahwaaa seni itu tercipta atau tumbuh dari kesedihan atau penderitaan." :')
bye
:) liat pages yang lain yah ;)